Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘beranda RUMAH kedua’ Category

Setelah kurang lebih satu bulan tenggat waktu pengumpulan karya dari para pemotret di berbagai kalangan, akhirnya hari minggu kemarin berhasil mengeluarkan nama-nama pemenang dalam Lomba Fotografi UKM-ITB yabg bertemakan ” Potret Pariwisata Seni, Budaya, dan Alam Minangkabau sebagai Aset Nusantara.”

Penjurian yang dilakukan pada akhir minggu lalu dilaksanakan di kampus ITB oleh tim juri yang beranggotakan tiga orang yaitu:
* Makarios Soekojo (fotografer profesional)
* Nofrins Napilus (owner west-sumatra.com)
* Alfernado Arlis (pehobby fotografi, pihak penyelenggara)

Dan mereka yang berhasil meraih juara pada lomba ini adalah:

Juara pertama:
Ibnu Muttaqin, Payakumbuh.
Judul foto : Manjapuik Marapulai

(lebih…)

Read Full Post »


On SUNDAY, APRIL 25 ‘2010.
@boulevard KAMPUS INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
10 AM ’till end

Menampilkan:
*Foto-foto hasil lomba FOTOGRAFI
*Info-info pariwisata Sumatera Barat
*Aneka kuliner khas Minangkabau
*Panggung seni yang akan diisi oleh unit seni dan budaya dari kampus ITB dan luar ITB.

HTM: FREE…!!!

Read Full Post »

Dari 1000D

Dalam rangka memperingati Lustrum ke – VII, UKM-ITB mengadakan lomba fotografi bertemakan minangkabau yang merupakan rangkaian acara dari “Journey to Minangkabau”. Teknis perlombaannya adalah sebagai berikut:

TEMA
Mengangkat persoalan pariwisata sumatera barat yang potensial namun kurang terpublikasi cukup gencar dalam lingkup seni, budaya, dan alam. Dalam hal ini, ingin ditekankan bahwa sumatera barat memiliki kekayaan wisata yang berlimpah dan mampu menarik kunjungan wisata turis lokal maupun mancanegara.

“potret pariwisata seni, budaya, dan alam minangkabau sebagai aset nusantara”

KETENTUAN LOMBA

SYARAT FOTO
1.Foto yang dikirim merupakan karya pribadi dan sesuai dengan tema yang telah di tetapkan.
2.Foto belum pernah dipublikasikan di media massa dan menang di perlombaan foto manapun.
3.Hak cipta karya foto merupakan milik fotografer atau pemotret.
4.Panitia tidak berhak menggunakan foto-foto yang terpilih ataupun yang masuk tanpa seijin dari fotografer/pemotret yang bersangkutan kecuali untuk keperluan Pameran Foto sehubungan dengan acara ini
5.Dilarang menampilkan foto berbau SARA, pornografi, sadisme ataupun menyinggung pihak lain.
6.Rekayasa digital diizinkan sebatas sama dengan yang biasa dilakukan dalam kamar gelap fotografi film
7.Koreksi foto seperti cropping, burning, dodging, dan/atau koreksi warna diperbolehkan seminimal mungkin.
8.Diperbolehkan melakukan pengeditan sebatas sharpening, desaturate, color balance, saturation.
9.Tidak diperkenankan mengirimkan gambar berupa kombinasi lebih dari satu foto atau menghilangkan atau mengubah elemen-elemen dalam satu foto

TEKNIS PENGIRIMAN
1.Foto dikirim dalam bentuk softcopy via email ke alamat : journeytominangkabau@yahoo.com dengan subjek : Lomba Fotografi Minangkabau
2.Foto harus dilengkapi data berikut:
Data foto:
*Judul
*Lokasi dan Waktu
*Deskripsi (termasuk batasan pengeditan)
*Kamera (SLR/Compact/Pocket)
*Focal Length
*Diafragma
*Kecepatan
*ISO
Data pengirim:
*Nama
*email/No.telp
*Alamat
*Status (pelajar, mahasiswa, journalist, fotografer, dll)

3.Foto yang dikirim memiliki sisi terpanjang minimal 1600 pixel serta ukurun file minimal 500KB (JPEG) dengan kualitas sebaik mungkin (high resolution). Karena akan dipergunakan untuk proses percetakan dan akan dipamerkan.
4.Peserta boleh mengirimkan maksimal 5 (lima) karya. Apabila lebih dari yang ditetapkan, maka panitia berhak memilih foto secara acak.
5.Karya diterima paling lambat tanggal 14 April 2010
6.Pemenang akan dihubungi oleh pihak panita melalui via email dan telepon

PENJURIAN
Teknis penilaian terhadap hasil karya yang masuk dilakukan di Bandung oleh tim Juri yang berasal dari dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB.

HADIAH
1.Pemenang I 1,5 juta + sertifikat
2.Pemenang II 1,0 juta + sertifikat
3.Pemenang III 800 juta + sertifikat

CONTACT PERSON
Bow 085228464649
Alfernado 085263555929
Info : http://www.ukm.unit.itb.ac.id

Read Full Post »

sekre UKM pun sepi.

Jam di sekre menunjukan pukul 7 malam. Sepi. Ya, itulah kata yang tepat menggambarkan suasana malam itu. Sangat kontras jika dibandingkan dengan tetangga kami. Ramai dan riuh. Sejak pulang ujian tadi aku sudah stay disini dan hanya sesekali beranjak untuk sholat, bermain alat musik, dan bla..bla..bla..

Hanya ada empat sosok manusia yang berada di dalam sekre saat ini. Aku, Arga, da Rendy, dan da Momon. Keduanya adalah seniorku di unit. Lebih tepat bila aku memanggilnya uda. Dimana warga UKM lainya??? Yah, hari ini memang tidak seperti biasanya. Setahuku, hari ini sebagian anggota UKM 09 sudah meninggalkan kota bandung dan mungkin sudah berada di kediaman masing-masing. (apa kabar keluarga dan teman-teman kalian semua) Nah, sebagian anggota UKM lainya saat ini sedang mengadakan rapat tim materi untuk persiapan acara Lustrum yang ke-7. Dan sebagian lagi sedang berada di Ciwalk untuk “menunaikan” salah satu kebiasan warga di unitku, nonton di bioskop. Warga UKM lainnya??? Entahlah, mungkin sedang berada di posisinya masing-masing dan dengan kesibukannya masing-masing pula.

Mulai bingung. Dan aku pun kembali mengutak-atik laptop, mulai “mencoret”, dan menyelesaikan konsepsi pameran yang belum juga beres-beres. Iseng-iseng chatting dengan teman semasa proKM dulu dan bercerita tentang banyak hal yang tidak terlalu penting. Tidak terlalu ambil pusing dengan kondisi sekre malam ini. Pastinya, kehidupan akan terus berlanjut. Dan banyak hal yang harus dikerjakan.

Read Full Post »

Dalam peringatan ulang tahun UKM-ITB ke-35 kali ini akan di angkat sebuah tema tantang bangkitnya nagari. Hal ini terkait dengan kondisi ranah minang yang belum lama ini terkena musibah. Diadakannya event tahunan dari UKM ini bukan sekedar acara senang-senang atau pun syukuran semata. Namun, ada hal yang ingin disampaikan kepada khalayak ramai bahwa kita juga patut memperhatikan kondisi kampung halaman saat ini dan ke depannya. Berangkat dari keinginan untuk memberikan suatu bentuk “persembahan” kepada nagari ini lah UKM kembali mengadakan kegiatan tahunan yang diberi judul FESTIVAL MINANGKABAU “pagelaran,pameran,dan bakti pendidikan untuk nagari”.

Sekilas mengenai nama FESTIVAL MINANGKABAU yang diambil adalah lebih kepada motivasi untuk mengadakan suatu perhelatan besar yang cukup meriah dan berkesan bagi semua pihak yang terlibat. Penentuan nama yang cukup lama ini lebih kepada pertimbangan terhadap tema dan maksud acara yang hendak dicapai. Pada dasarnya, ingin ditampilkan suatu judul acara yang tidak hanya “menjual” tapi juga tepat sasaran dalam mencapai maksud dan tujuan yang diharapkan. Atas pertimbangan berbagai ide , gagasan, kritik dan saran, akhirnya terpilih dua kata tersebut sebagai judul acara tahun ini. (lebih…)

Read Full Post »